PULAU PINANG, MALAYSIA — Pembelajaran mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FH UMSU) tidak berhenti di ruang kuliah. Melalui KKN Internasional FH UMSU, mahasiswa mendapat kesempatan untuk belajar, mengabdi, sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat di luar negeri.
Salah satu lokasi penempatan KKN Internasional tersebut adalah Pusat Pengajian Darul Hadis Pulau Pinang, Malaysia. Penempatan mahasiswa menjadi bagian penting dari rangkaian pengabdian internasional FH UMSU, sekaligus ruang bagi mahasiswa untuk menguji pengetahuan dan keterampilan yang selama ini diperoleh di bangku perkuliahan.
Kegiatan penempatan dihadiri Wakil Dekan III FH UMSU, Dr. Atikah Rahmi, S.H., M.H., didampingi dosen FH UMSU, Rajarif Syah Akbar Simatupang, S.H., M.H.
Selama 21 hari, mahasiswa menjalani berbagai aktivitas edukatif dan kemasyarakatan di lingkungan Pusat Pengajian Darul Hadis. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta KKN, tetapi juga membawa misi akademik dan pengabdian dengan mengedepankan nilai-nilai yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di FH UMSU.
Bagi mahasiswa, berada di Malaysia menghadirkan pengalaman yang berbeda. Mereka dituntut mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun komunikasi, bekerja sama, sekaligus memahami karakter masyarakat dalam konteks sosial dan budaya yang lebih beragam.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses belajar yang tidak ditemukan sepenuhnya di dalam kelas. Interaksi langsung dengan lingkungan pendidikan dan masyarakat membuka wawasan mahasiswa bahwa ilmu pengetahuan, termasuk ilmu hukum, memiliki dimensi sosial yang luas.
KKN Internasional juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun jejaring dan memperkenalkan nilai-nilai akademik serta semangat pengabdian FH UMSU dalam lingkungan internasional.
Dalam sesi penutupan, Dr. Atikah Rahmi menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah mengikuti KKN Internasional dengan penuh tanggung jawab.
Ia berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga nama baik diri, almamater, dan bangsa selama menjalankan aktivitas di luar negeri. Pengalaman selama berada di Malaysia diharapkan tidak berhenti sebagai kenangan, tetapi menjadi bekal untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi setelah kembali ke tengah masyarakat.
Apresiasi juga disampaikan kepada Pusat Pengajian Darul Hadis Pulau Pinang atas sambutan, kerja sama, dan dukungan yang diberikan selama mahasiswa FH UMSU melaksanakan KKN Internasional.
Bagi FH UMSU, penempatan mahasiswa di Pulau Pinang bukan sekadar agenda akademik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman dan pengabdian lintas negara.
Dari Pulau Pinang, mahasiswa membawa pulang lebih dari sekadar pengalaman. Mereka membawa wawasan baru tentang keberagaman, kemampuan beradaptasi, jejaring internasional, dan pelajaran penting bahwa pengabdian tidak mengenal batas wilayah.(*)




