MEDAN | Kerja keras mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FT UMSU) kembali berbuah hasil. Toba Team FT UMSU berhasil lolos ke tingkat nasional dan akan membawa nama UMSU dalam ajang Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026 Divisi Fuel Engine Remote Control (FERC).
Kompetisi bergengsi tingkat nasional tersebut akan berlangsung di Politeknik Negeri Bengkalis, Provinsi Riau, 13–17 September 2026. Toba Team UMSU menjadi salah satu dari 32 tim perguruan tinggi negeri, swasta, dan politeknik se-Indonesia yang akan beradu kemampuan dalam kompetisi kapal tingkat nasional tersebut.
Keberangkatan tim dilepas langsung oleh Dekan Fakultas Teknik UMSU Ir. Ade Faisal, S.T., M.Sc., Ph.D. didampingi Wakil Dekan I Dr. Khairul Umurani, S.T., M.T., Wakil Dekan III Affandi, S.T., M.T., serta tim dosen pembimbing Arya Rudi Nasution, S.T., M.T. dan Rahmat Fauzi Siregar, S.T., M.T., bersama Laboran Teknik M. Alwi Ripay Harahap, S.T.
Bagi Toba Team, tiket menuju tingkat nasional bukan sekadar hasil dari kemampuan merancang dan mengoperasikan kapal. Di balik pencapaian tersebut terdapat proses panjang, latihan berulang, evaluasi, serta waktu yang dihabiskan di laboratorium untuk memastikan setiap bagian kapal dapat bekerja sesuai target.
Dekan FT UMSU Ir. Ade Faisal, S.T., M.Sc., Ph.D. menyampaikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa yang telah berhasil membawa Toba Team lolos ke tingkat nasional.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan mahasiswa di lingkungan Fakultas Teknik UMSU terus menghasilkan mahasiswa yang mampu berkompetisi di level nasional.
“Prestasi ini merupakan hasil dari pembinaan yang terus dilakukan UMSU, khususnya Fakultas Teknik, untuk memberikan ruang kepada mahasiswa mengembangkan kemampuan akademik, kreativitas, keterampilan teknis, dan kemampuan bekerja dalam tim,” ujarnya.
Ia berharap kesempatan berkompetisi di KKI 2026 dapat menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa sekaligus menjadi bagian dari proses membangun budaya prestasi di Fakultas Teknik UMSU.
Lebih dari sekadar mengejar gelar juara, keikutsertaan Toba Team di KKI 2026 juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan yang selama ini diperoleh di bangku kuliah dan laboratorium dalam sebuah kompetisi yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Kerja Keras di Balik Lolosnya Toba Team
Perjalanan menuju kompetisi nasional tidak lahir dalam waktu singkat. Dosen pembimbing dan mahasiswa harus melewati proses persiapan yang menuntut ketekunan, kedisiplinan, dan pengorbanan waktu.
Dekan FT UMSU secara khusus memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Toba Team dan dosen pembimbing yang telah bekerja keras mempersiapkan tim.
Ia menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa yang telah meluangkan waktu berharga untuk beraktivitas di laboratorium, bahkan dengan waktu istirahat dan pola aktivitas yang tidak selalu teratur.
“Terima kasih kepada para mahasiswa Toba Team dan juga dosen pembimbing yang telah meluangkan waktu berharganya di laboratorium, tidak kenal waktu, makan minum tidak teratur, istirahat apa kadarnya, semata-mata untuk menyukseskan kontes kapal ini,” ungkapnya.
Menurutnya, pengorbanan tersebut akan menjadi bagian dari pengalaman berharga yang kelak dikenang mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan di Fakultas Teknik UMSU.
“Yakinlah, ini akan menjadi momen indah dalam hidup Anda dan kenangan manis untuk diceritakan. Karena belum tentu pengalaman ini akan berulang dua kali, dan tidak semua orang merasakan pengalaman seperti ini,” pesannya kepada anggota tim.
Pesan tersebut menjadi penguat bagi Toba Team untuk tampil maksimal di Bengkalis. Perjalanan menuju kompetisi nasional tidak hanya tentang bagaimana kapal mampu melaju dan memenuhi aspek teknis perlombaan, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa belajar menghadapi tekanan, membagi peran, menyelesaikan persoalan teknis, serta mempertanggungjawabkan hasil kerja tim.
Membawa Nama FT UMSU di Pentas Nasional
Toba Team FT UMSU tahun ini diperkuat oleh Satria Nanda sebagai ketua, bersama Miftahul Raka Tariq Daulay, Samuel Maringan Siahaan, Mei Landri Nasution, dan Noval Anggara sebagai anggota.
Mereka akan bertanding dalam Divisi Fuel Engine Remote Control (FERC), membawa hasil kerja dan inovasi mahasiswa FT UMSU ke tengah persaingan tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Keterlibatan dalam KKI 2026 sekaligus menunjukkan komitmen Fakultas Teknik UMSU dalam mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul dalam pembelajaran di kelas, tetapi juga mampu menerapkan ilmu melalui kompetisi berbasis teknologi dan rekayasa.
Dukungan dosen pembimbing, laboran, pimpinan fakultas, serta seluruh civitas akademika menjadi bagian penting dari perjalanan Toba Team hingga berhasil menembus kompetisi tingkat nasional.
Bagi Fakultas Teknik UMSU, keberangkatan Toba Team ke KKI 2026 menjadi momentum untuk terus memperkuat pembinaan mahasiswa berbasis prestasi, inovasi, dan pengalaman praktis.
Sementara bagi lima mahasiswa yang akan bertanding, Bengkalis bukan sekadar tempat berlangsungnya kompetisi. Di sana, mereka membawa hasil dari beragam proses yang telah dijalani sekaligus membawa nama Fakultas Teknik UMSU untuk bersaing di panggung nasional.
Kini, Toba Team tinggal menuntaskan satu tahapan penting: menunjukkan kemampuan terbaiknya di arena Kontes Kapal Indonesia 2026.
Dengan persiapan yang telah dilakukan dan dukungan penuh dari FT UMSU, Toba Team diharapkan mampu tampil percaya diri, menjaga kekompakan, serta memberikan hasil terbaik bagi almamater.(*)




