• BERANDA
  • UNIVERSITAS
  • AKADEMIKA
    • FAI
    • FISIP
    • FAPERTA
    • FAHUM
    • FEB
    • FKIP
    • FATEK
    • FIKTI
    • FKIK
    • SPs
  • LEMBAGA
    • OIF
    • OIC
    • PUSKIIBI
    • SRCC
  • ARTIKEL
    • Dosen Menulis
    • Mahasiswa Menulis
  • PERSYARIKATAN
  • GALERI
Saturday, September 12, 2026
  • Login
Cerdas UMSU
  • BERANDA
  • UNIVERSITAS
  • AKADEMIKA
    • FAI
    • FISIP
    • FAPERTA
    • FAHUM
    • FEB
    • FKIP
    • FATEK
    • FIKTI
    • FKIK
    • SPs
  • LEMBAGA
    • OIF
    • OIC
    • PUSKIIBI
    • SRCC
  • ARTIKEL
    • Dosen Menulis
    • Mahasiswa Menulis
  • PERSYARIKATAN
  • GALERI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • UNIVERSITAS
  • AKADEMIKA
    • FAI
    • FISIP
    • FAPERTA
    • FAHUM
    • FEB
    • FKIP
    • FATEK
    • FIKTI
    • FKIK
    • SPs
  • LEMBAGA
    • OIF
    • OIC
    • PUSKIIBI
    • SRCC
  • ARTIKEL
    • Dosen Menulis
    • Mahasiswa Menulis
  • PERSYARIKATAN
  • GALERI
No Result
View All Result
Cerdas UMSU
No Result
View All Result
Home OIF

OIF UMSU Perkuat Kolaborasi Astronomi Islam Indonesia-Malaysia melalui International Islamic Astronomy Colloquium

by Admin Website
September 10, 2026
in OIF
0
1
VIEWS
Share on Facebook
Share on Twitter

MEDAN — Langit yang sama mempertemukan Indonesia dan Malaysia dalam sebuah forum akademik yang membahas perkembangan astronomi Islam. Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (OIF UMSU) menyelenggarakan International Islamic Astronomy Colloquium, Selasa (8/9/2026), di Aula Kampus Pascasarjana UMSU, Jalan Denai, Medan, Sumatera Utara.

Kegiatan internasional tersebut menjadi ruang bertemunya para ahli, akademisi, dan pegiat ilmu falak dari Indonesia dan Malaysia. Tidak sekadar menjadi forum berbagi pengetahuan, kolokium ini juga membuka ruang pertukaran pengalaman mengenai observasi, penelitian, instrumen astronomi Islam, serta pengembangan ilmu falak di kedua negara.

Kolaborasi tersebut mempertemukan OIF UMSU dan Program Studi Ilmu Falak Fakultas Agama Islam (FAI) UMSU dengan para pakar yang tergabung dalam Persatuan Jurufalak Syarie (JUFAS) Malaysia dan akademisi dari Universiti Malaya.

Kegiatan diawali sambutan Ketua Delegasi JUFAS dan Akademi Pengajian Islam Universiti Malaya, Associate Prof. Dr. Mohd Saiful Anwar bin Mohd Nawawi, serta Kepala OIF UMSU, Associate Prof. Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, M.A.

Selanjutnya, Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd., yang diwakili Wakil Rektor UMSU Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Assoc. Prof. Dr. Faisal, S.H., M.Hum., memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi International Islamic Astronomy Colloquium.

OIF UMSU Didorong Jadi Gerbang Pengembangan Ilmu Falak

Dalam sambutannya, Faisal memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya forum internasional yang digagas OIF UMSU bersama JUFAS Malaysia. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan ilmu falak memiliki ruang yang semakin luas, baik dalam ranah akademik maupun praktik keilmuan.

Faisal berharap kiprah OIF UMSU dan Program Studi Ilmu Falak FAI UMSU dapat menjadi salah satu gerbang pengembangan ilmu falak di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara.

“UMSU memberi perhatian yang serius terhadap pengembangan ilmu falak atau astronomi dengan dibukanya Program Studi Ilmu Falak. UMSU juga memberikan banyak fasilitas bagi program studi ini. Bagi yang berminat dengan ilmu astronomi, Fakultas Agama Islam masih membuka kesempatan untuk bergabung,” ujar Faisal.

Menurutnya, keberadaan OIF UMSU dan Prodi Ilmu Falak menjadi bagian penting dari upaya universitas memperluas penguasaan ilmu pengetahuan yang memiliki keterkaitan kuat dengan kebutuhan umat, seperti penentuan arah kiblat, observasi hilal, penentuan waktu ibadah, hingga kajian fenomena astronomi.

JUFAS Malaysia Apresiasi Perkembangan OIF UMSU

Apresiasi juga disampaikan Ketua JUFAS Malaysia, Dr. Mohd Saiful Anwar bin Mohd Nawawi. Ia menilai perkembangan OIF UMSU dalam pengembangan ilmu falak memberikan banyak hal yang dapat dipelajari dan dibawa untuk pengembangan keilmuan di Malaysia.

“Banyak hal yang bisa kami bawa ke Malaysia,” ujarnya.

Kehadiran delegasi JUFAS Malaysia sekaligus menunjukkan semakin terbukanya ruang kerja sama antara pegiat astronomi Islam di Indonesia dan Malaysia.

Sejumlah ahli ilmu falak Malaysia yang hadir di antaranya Muhammad Haniff bin Baderun, Ahli Jawatankuasa Eksekutif JUFAS Malaysia; Mohamad Faizal bin Jani, Pesuruhjaya JUFAS Negeri Perak sekaligus Ahli Jawatankuasa Eksekutif JUFAS Malaysia; serta Awangku Bolkhizan bin Awang Ahmad Thani, Penolong Mufti, Bahagian Falak dan Sumber Maklumat, Jabatan Mufti Kerajaan Negeri Sembilan, Malaysia.

Dari UMSU, turut hadir Muhammad Hidayat, Ketua Program Studi Ilmu Falak FAI UMSU.

Menggali Khazanah Astronomi Islam Melayu

Kepala OIF UMSU, Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, menilai Indonesia dan Malaysia memiliki kekayaan khazanah astronomi Islam yang sangat besar.

Menurutnya, negara-negara serumpun Melayu tidak hanya memiliki kedekatan budaya dan sejarah, tetapi juga mewarisi berbagai tradisi intelektual dan praktik ilmu falak yang penting untuk terus dikaji.

“Negeri serumpun Melayu memiliki banyak kekayaan khazanah astronomi yang belum digali,” kata Arwin.

Ia berharap kerja sama dengan para pakar ilmu falak dari Malaysia dapat diarahkan pada upaya mengangkat khazanah tersebut melalui berbagai bentuk kegiatan akademik, mulai dari kajian, riset, seminar hingga penerbitan ilmiah.

Dengan demikian, ilmu falak tidak hanya dipahami sebagai ilmu yang berkaitan dengan persoalan ibadah, tetapi juga sebagai bagian dari warisan intelektual Islam yang memiliki nilai sejarah, ilmiah, dan kebudayaan.

Bahas Hilal, Arah Kiblat hingga Gerhana Matahari

International Islamic Astronomy Colloquium menghadirkan beragam tema aktual dalam perkembangan ilmu falak.

Sejumlah topik yang dibahas antara lain pelaksanaan penentuan arah kiblat oleh JUFAS Pulau Pinang, perkongsian cerapan hilal rasmi di Baitul Hilal Negeri Perak, fenomena gerhana Matahari 2026–2028, serta pemodelan integratif ilmu falak berbasis Rubu‘ al-Mujayyab.

Ragam pembahasan tersebut memperlihatkan luasnya cakupan ilmu falak. Dari arah kiblat hingga observasi hilal, dari fenomena gerhana hingga penggunaan instrumen astronomi tradisional, semuanya menjadi bagian dari perkembangan ilmu pengetahuan yang terus mengalami pembaruan.

Forum ini sekaligus mempertemukan pendekatan akademik dengan pengalaman praktis para juru falak dan penggiat astronomi Islam yang selama ini terlibat langsung dalam kegiatan observasi maupun pelayanan keagamaan.

Dari Forum Akademik Menuju Kolaborasi Berkelanjutan

Lebih jauh, International Islamic Astronomy Colloquium menjadi momentum untuk memperkuat hubungan akademik dan profesional antara Indonesia dan Malaysia.

Pertukaran pengalaman mengenai metode observasi, penelitian, penggunaan instrumen, hingga pengembangan kelembagaan ilmu falak diharapkan tidak berhenti pada forum kolokium, tetapi berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas.

OIF UMSU dan Prodi Ilmu Falak FAI UMSU pun terus mendorong penguatan jejaring internasional dalam bidang astronomi Islam. Kolaborasi dengan JUFAS Malaysia menjadi salah satu langkah untuk mempertemukan tradisi keilmuan, pengalaman lapangan, dan riset kontemporer dalam satu ruang akademik.

Indonesia dan Malaysia, dengan kedekatan sejarah serta budaya Melayu-Islam, memiliki potensi besar untuk bersama-sama menggali kembali warisan ilmu falak sekaligus mengembangkannya sesuai tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan modern.

Bukan sekadar berbagi langit yang sama, Indonesia dan Malaysia juga memiliki kesempatan untuk membaca dan memahami tanda-tanda langit melalui ilmu pengetahuan yang terus berkembang.

Delegasi JUFAS Malaysia Tinjau Fasilitas OIF UMSU

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas OIF UMSU di lantai 7 Gedung Pascasarjana UMSU.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi JUFAS Malaysia melihat langsung berbagai fasilitas yang dimiliki OIF UMSU, termasuk planetarium OIF UMSU. Delegasi mendapatkan penjelasan mengenai fasilitas dan pemanfaatannya dalam mendukung kegiatan edukasi, observasi, penelitian, serta pengembangan ilmu falak.

Kunjungan tersebut melengkapi rangkaian International Islamic Astronomy Colloquium. Jika forum akademik menjadi ruang pertukaran gagasan, peninjauan fasilitas OIF UMSU menjadi kesempatan bagi delegasi Malaysia untuk melihat secara langsung infrastruktur yang dikembangkan UMSU dalam mendukung kemajuan astronomi Islam.

Melalui kegiatan ini, OIF UMSU kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pusat pengembangan ilmu falak yang membuka diri terhadap kolaborasi internasional.

Dari Medan, kerja sama astronomi Islam Indonesia-Malaysia terus dirajut. Dari ruang seminar hingga planetarium, ilmu falak tidak hanya dipelajari sebagai warisan masa lalu, tetapi terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan keilmuan dan kehidupan umat di masa depan.(*)

Tags: astronomi Islamastronomi Islam Indonesia Malaysiailmu falak Indonesiailmu falak UMSUInternational Islamic Astronomy ColloquiumJUFAS MalaysiaObservatorium Ilmu FalakOIF UMSUOIF UMSU MalaysiaProdi Ilmu Falak UMSUUMSUUniversiti Malaya
Admin Website

Admin Website

Next Post
Kiprah Dosen UMSU Rimbawati, Sulap Rongsokan dan Limbah Menjadi Energi untuk Warga Desa

Kiprah Dosen UMSU Rimbawati, Sulap Rongsokan dan Limbah Menjadi Energi untuk Warga Desa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

UMSU: Memimpin untuk Bermanfaat, Tumbuh dari Generasi ke Generasi

UMSU: Memimpin untuk Bermanfaat, Tumbuh dari Generasi ke Generasi

3 weeks ago
OIF UMSU Perkuat Kolaborasi Astronomi Islam Indonesia-Malaysia melalui International Islamic Astronomy Colloquium

OIF UMSU Perkuat Kolaborasi Astronomi Islam Indonesia-Malaysia melalui International Islamic Astronomy Colloquium

2 days ago

Popular News

  • Kunjungan Rektor UMSU  ke PT KIM Raih Dukungan Sukseskan Muktamar Muhammadiyah 2027

    Kunjungan Rektor UMSU ke PT KIM Raih Dukungan Sukseskan Muktamar Muhammadiyah 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Faperta UMSU Menembus Pengalaman Global, Ikuti PKL Internasional dan Student Mobility di Malaysia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiprah Dosen UMSU Rimbawati, Sulap Rongsokan dan Limbah Menjadi Energi untuk Warga Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OIF UMSU Perkuat Kolaborasi Astronomi Islam Indonesia-Malaysia melalui International Islamic Astronomy Colloquium

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tim Wirausaha Mahasiswa UMSU Lolos KMI Expo XVII 2026, Siap Bawa Inovasi ke Panggung Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Cerdas UMSU

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • BERANDA
  • UNIVERSITAS
  • AKADEMIKA
  • LEMBAGA
  • ARTIKEL
  • PERSYARIKATAN
  • GALERI

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • UNIVERSITAS
  • AKADEMIKA
    • FAI
    • FISIP
    • FAPERTA
    • FAHUM
    • FEB
    • FKIP
    • FATEK
    • FIKTI
    • FKIK
    • SPs
  • LEMBAGA
    • OIF
    • OIC
    • PUSKIIBI
    • SRCC
  • ARTIKEL
    • Dosen Menulis
    • Mahasiswa Menulis
  • PERSYARIKATAN
  • GALERI

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.