CERDAS || Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Irwan Akib, mengingatkan seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA) agar tidak cepat berpuas diri dengan berbagai prestasi yang telah dicapai saat ini. Pesan tersebut disampaikannya dalam acara Kick Off Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Kampus Utama UAD.
Menurut Irwan, mutu dan keunggulan institusi pendidikan bukanlah sesuatu yang memiliki garis akhir. Ia menekankan bahwa sebuah kampus tidak boleh merasa sudah berada di puncak pencapaian, sebab hal tersebut justru berisiko memicu penurunan performa di masa depan.
“Saya selalu mengatakan kalau keunggulan itu atau mutu itu tidak pernah selesai, kita tidak boleh mengatakan kita sudah berada di puncak. Karena kalau sudah di puncak pada saatnya nanti akan turun,” katanya, dikutip dari laman muhammadiyah.or.id.
Oleh karena itu, upaya evaluasi dan pembenahan berkelanjutan menjadi sebuah keharusan agar grafik prestasi dan mutu PTMA—khususnya UAD—tetap terjaga dan menunjukkan tren positif. Ia juga menegaskan bahwa pencapaian gemilang tidak dapat diraih secara sepihak, melainkan membutuhkan sinergi dan dukungan penuh dari berbagai pihak.
Lebih lanjut, Irwan berpesan agar kampus-kampus Muhammadiyah tidak berjalan sendirian. Keberadaan perguruan tinggi ini merupakan bagian integral dari ekosistem pendidikan Muhammadiyah secara menyeluruh, sehingga pelibatan aktif institusi pendidikan di bawahnya, seperti sekolah-sekolah Muhammadiyah, menjadi langkah penting yang harus terus dirawat.(*)










