MEDAN – Prestasi kembali mengalir dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Kali ini, kabar membanggakan datang dari mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMSU yang berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP2) Program Kreativitas Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PKM PTMA) Tahun 2026 tingkat nasional.
Pencapaian tersebut diraih oleh Tim PKM-Riset Sosial Humaniora (RSH) FKIP UMSU di bawah bimbingan Dr. Fatimah Sari Siregar, S.Pd., M.Hum.
Tim mahasiswa yang membawa nama FKIP UMSU di panggung nasional tersebut diketuai oleh Putri Azura Maulana, bersama anggota Fatikh Rizky Cahya dan Anisa Putri Hasibuan.
Keberhasilan membawa pulang Juara 2 bukan sekadar tentang sebuah piala atau posisi di podium. Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa riset, kreativitas, kerja keras, serta kolaborasi antara mahasiswa dan dosen pendamping mampu melahirkan karya akademik yang mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Program Kreativitas Mahasiswa selama ini menjadi salah satu ruang penting bagi mahasiswa Indonesia untuk mengembangkan gagasan, melakukan penelitian, dan menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Di tengah persaingan yang ketat, Tim PKM-RSH FKIP UMSU berhasil menunjukkan kualitasnya. Ajang PKP2 PKM PTMA sendiri merupakan wadah kompetisi ilmiah yang mempertemukan berbagai tim terbaik dari lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA).
Meraih posisi Juara 2 pada bidang Riset Sosial Humaniora menjadi pencapaian yang sangat berarti. Sebab, bidang RSH menuntut mahasiswa tidak hanya memiliki gagasan menarik, tetapi juga kemampuan menyusun metodologi penelitian yang kuat, melakukan analisis yang mendalam, serta menghadirkan solusi yang relevan terhadap persoalan sosial.
Prestasi yang diraih Tim PKM-RSH FKIP UMSU menunjukkan bahwa pendekatan ilmiah yang mereka bangun mampu mendapat penilaian positif dan dinilai memiliki bobot serta potensi dampak yang luas.
Di balik keberhasilan tersebut, terdapat proses panjang yang dilalui tim. Sebuah prestasi nasional tidak lahir dalam satu malam. Ada gagasan yang dirumuskan, penelitian yang disiapkan, data yang dianalisis, serta berbagai proses evaluasi dan penyempurnaan yang harus dilalui.
Semua itu menjadi bagian dari perjalanan Tim PKM-RSH FKIP UMSU hingga akhirnya mampu berdiri sebagai salah satu peraih prestasi terbaik dalam ajang nasional tersebut.
Dalam setiap keberhasilan Program Kreativitas Mahasiswa, peran dosen pendamping memiliki arti yang sangat penting.
Bimbingan akademik, pengalaman, serta arahan dalam menyempurnakan penelitian menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan sebuah tim PKM.
Tim PKM-RSH FKIP UMSU mendapat pendampingan dari Dr. Fatimah Sari Siregar, S.Pd., M.Hum. Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa tersebut menjadi gambaran tentang bagaimana ekosistem akademik dibangun di lingkungan kampus. Mahasiswa diberikan ruang untuk berkreasi dan mengembangkan gagasan, sementara dosen hadir untuk memberikan pendampingan serta memperkuat kualitas akademik dari karya yang dihasilkan.
Semangat inilah yang kemudian membawa Putri Azura Maulana bersama Fatikh Rizky Cahya dan Anisa Putri Hasibuan menorehkan prestasi membanggakan.
Bagi mahasiswa, PKM bukan hanya tentang memenangkan kompetisi. Program ini menjadi proses pembelajaran yang sangat berharga. Mahasiswa belajar bekerja dalam tim, membagi tanggung jawab, menyusun strategi, menghadapi tantangan, hingga mempertahankan gagasan di hadapan proses penilaian.
Dalam bidang Riset Sosial Humaniora, mahasiswa juga dituntut untuk lebih peka terhadap persoalan yang berkembang di masyarakat. Persoalan sosial tidak selalu dapat diselesaikan dengan satu pendekatan sederhana. Dibutuhkan pemahaman yang mendalam terhadap manusia, lingkungan sosial, budaya, pendidikan, dan berbagai dinamika kehidupan lainnya.
Karena itu, keberhasilan Tim PKM-RSH FKIP UMSU menjadi bukti bahwa mahasiswa FKIP tidak hanya dipersiapkan untuk menguasai bidang keilmuan di ruang kuliah, tetapi juga didorong untuk mampu membaca realitas dan menghadirkan solusi.
Wakil Rektor UMSU Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Assoc. Prof. Dr. Faisal, S.H., M.Hum, memberikan apresiasi atas keberhasilan Tim PKM-RSH FKIP UMSU meraih Juara 2 dalam ajang PKP2 PKM PTMA 2026. Menurut Faisal, prestasi tersebut merupakan hasil dari semangat, kerja keras, kreativitas, dan komitmen mahasiswa dalam mengembangkan potensi akademiknya.
Ia menilai keberhasilan mahasiswa FKIP UMSU tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UMSU memiliki kemampuan untuk bersaing dan menunjukkan kualitasnya dalam kompetisi tingkat nasional.
“Prestasi ini tentu sangat membanggakan. Ini adalah bukti bahwa mahasiswa UMSU memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing melalui karya, riset, serta inovasi yang mereka hasilkan,” ujarnya.
Faisal berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi energi positif bagi seluruh mahasiswa UMSU. Menurutnya, setiap mahasiswa memiliki kesempatan untuk berprestasi selama memiliki keberanian untuk memulai, kemauan untuk belajar, serta semangat untuk terus berkembang.
“Keberhasilan Tim PKM FKIP ini harus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya. Jangan takut memiliki gagasan besar dan jangan berhenti berkarya. Kampus akan terus mendorong lahirnya mahasiswa yang unggul, kreatif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa prestasi mahasiswa merupakan bagian penting dari perjalanan UMSU dalam memperkuat reputasi sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang dalam bidang akademik, riset, kemahasiswaan, dan inovasi.
Apresiasi juga disampaikan oleh Dekan FKIP UMSU, Assoc. Prof. Dra. Hj. Syamsuyurnita, M.Pd. Ia menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan mahasiswa FKIP UMSU yang mampu meraih prestasi di tengah persaingan nasional yang kompetitif.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh anggota tim, dukungan dosen pendamping, serta komitmen FKIP UMSU dalam membangun budaya akademik yang produktif.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi FKIP UMSU. Kami sangat mengapresiasi perjuangan mahasiswa dan dosen pendamping yang telah bekerja keras hingga mampu membawa nama FKIP dan UMSU meraih Juara 2 di tingkat nasional,” ungkapnya.
Syamsuyurnita berharap keberhasilan tersebut tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian individual bagi tim, tetapi menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa FKIP UMSU.
“Semoga prestasi ini mampu memotivasi mahasiswa lainnya untuk semakin aktif mengikuti kegiatan ilmiah, penelitian, kompetisi, dan berbagai program pengembangan kreativitas mahasiswa,” katanya.
Menurutnya, FKIP UMSU akan terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dan potensinya. Mahasiswa, kata dia, harus didorong untuk tidak hanya menjadi penerima ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi pencipta gagasan dan solusi.
Prestasi Juara 2 PKM-RSH dalam ajang PKP2 PKM PTMA 2026 semakin memperkuat posisi UMSU sebagai salah satu perguruan tinggi yang konsisten melahirkan mahasiswa berprestasi.
Tidak hanya menjadi kebanggaan bagi FKIP, pencapaian tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan besar UMSU dalam membangun generasi muda yang memiliki kemampuan akademik, kreativitas, serta kepedulian terhadap masyarakat.
Di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, kompetisi menjadi ruang untuk menunjukkan kualitas sekaligus membangun tradisi keunggulan. Keberhasilan Tim PKM-RSH FKIP UMSU membuktikan bahwa mahasiswa mampu mengambil bagian dalam tradisi tersebut.
Mereka hadir membawa gagasan, penelitian, dan semangat untuk memberikan kontribusi. Dari sebuah proses riset yang mungkin dimulai dari diskusi sederhana, lahirlah perjalanan panjang menuju panggung nasional.
Dari kerja sama tiga mahasiswa dan bimbingan seorang dosen, lahirlah sebuah pencapaian yang kini menjadi kebanggaan fakultas dan universitas. Juara 2 nasional tentu menjadi pencapaian yang patut dirayakan. Namun, lebih penting dari sebuah penghargaan adalah semangat yang lahir setelahnya.
Prestasi tersebut menjadi pengingat bahwa mahasiswa memiliki ruang yang sangat luas untuk menghasilkan perubahan. Melalui penelitian, kreativitas, inovasi, dan kepedulian sosial, mahasiswa dapat mengambil peran dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
Bagi Tim PKM-RSH FKIP UMSU, keberhasilan di PKP2 PKM PTMA 2026 menjadi bukti bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati proses. Bagi mahasiswa lainnya, prestasi tersebut menjadi pesan sederhana namun kuat: berani memulai sebuah gagasan, tekun menjalani proses, dan jangan pernah berhenti berkarya.
Kini, nama FKIP UMSU kembali berkibar melalui prestasi mahasiswanya. Juara 2 mungkin menjadi angka dalam sebuah kompetisi, tetapi di balik angka itu terdapat cerita tentang perjuangan, kolaborasi, riset, dan mimpi besar untuk terus memberikan dampak bagi masyarakat.
Dan dari panggung PKP2 PKM PTMA 2026, Tim PKM-RSH FKIP UMSU telah membuktikan satu hal: mahasiswa yang berani berpikir dan bekerja keras selalu memiliki kesempatan untuk menciptakan prestasi.(*)




