MEDAN — Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menggelar prosesi wisuda hari ketiga untuk Periode II Tahun 2026 di Selecta Convention Hall, Medan, Kamis (29/10). Pada hari ketiga ini, sebanyak 809 lulusan dari tiga fakultas resmi dikukuhkan, yakni Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI), serta Fakultas Pertanian (Faperta).
Sidang senat terbuka ini turut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara (PWM Sumut) Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, M.A., serta Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMSU Prof. Dr. H. Agussani, M.AP. Kehadiran para pimpinan universitas dan orang tua wisudawan menambah khidmat sekaligus semarak suasana kebahagiaan di gedung konvensi tersebut.
Dalam sambutannya, Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi serta rasa bangga kepada seluruh wisudawan dan keluarga yang hadir. Ia menyoroti bahwa setiap mahasiswa memiliki perjalanan studi yang unik dan penuh cerita perjuangan masing-masing.
“Alhamdulillah, hari ini sebanyak 2.657 lulusan diwisuda pada periode kedua tahun 2026 ini, di mana 809 orang di antaranya dikukuhkan pada hari ketiga. Perjalanan studi setiap mahasiswa tentu berbeda-beda, ada yang cepat, ada pula yang membutuhkan waktu sedikit lebih lama. Apapun ceritanya, hari ini semuanya diwisuda. Kami mendoakan semoga para lulusan senantiasa bersyukur, lekas mendapatkan pekerjaan yang baik, serta jodoh yang diidamkan,” ujar Prof. Akrim.
Rektor juga menegaskan komitmen UMSU dalam menyediakan ekosistem pembelajaran akademik maupun non-akademik yang berkualitas. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan para orang tua untuk menitipkan anak-anak mereka menimba ilmu di UMSU dibayar tuntas melalui pencapaian lulusan yang unggul, cerdas, dan terpercaya. Sambutan tersebut turut dicairkan dengan pantun khas rektor:
Mawar melati berdaun rindang, cantik terlihat warnanya biru
Pintar dan ahli di segala bidang, sudah pasti alumni UMSU
Senada dengan Rektor, Ketua BPH UMSU Prof. Dr. H. Agussani, M.AP., menyampaikan rasa syukur atas konsistensi dan perkembangan pesat yang diraih UMSU dari tahun ke tahun. Keberhasilan institusi ini, kata dia, merupakan buah dari tata kelola pendidikan yang solid di bawah naungan persyarikatan Muhammadiyah.
“Keberhasilan UMSU saat ini adalah bukti kehebatan Muhammadiyah dalam merancang sistem pendidikan berkualitas. Manajemen yang terus meningkat membuat UMSU mampu survive dan bersaing di kancah daerah, nasional, maupun global yang semakin kompetitif,” ungkap Prof. Agussani.
Sementara itu, Ketua PWM Sumut Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, M.A., dalam arahannya mengingatkan para lulusan agar tidak gentar menghadapi ketatnya persaingan di dunia nyata. Ia mengaitkan dinamika kompetisi modern dengan kisah historis Nabi Adam A.S. dan putra-putranya, Kabil serta Habil, yang menunjukkan bahwa kompetisi adalah bagian yang alamiah dari kehidupan manusia.
Namun, Prof. Hasyimsyah mengingatkan bahwa kompetensi intelektual semata tidaklah cukup tanpa didasari oleh integritas moral. Di sinilah keunggulan institusi pendidikan Muhammadiyah melalui penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan berperan penting.
“Kompetensi keilmuan tidak otomatis membuat seseorang siap bersaing jika tidak dibarengi dengan kompetensi kepribadian yang berlandaskan moral atau *akhlakul karimah*. Kami yakin lulusan UMSU memiliki kepribadian yang tangguh,” tegasnya.
Menutup arahannya, Prof. Hasyimsyah mengutip tradisi optimisme di lingkungan Muhammadiyah dengan membacakan “nasrun minallah wa fathun qarib” (pertolongan dari Allah itu pasti datang dan dekat). Ia berpesan agar para alumni UMSU senantiasa menjadi pribadi yang optimis dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.(Foto: Wira)










