MEDAN — Sebanyak 905 lulusan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) merayakan keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi dalam Wisuda Periode II Tahun 2026 hari kedua, Rabu (28/10/2026). Momen yang berlangsung di Convention Hall Gedung Selecta, Medan, itu terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98.
Di antara ratusan toga yang memenuhi ruang wisuda, tersimpan cerita panjang tentang perjuangan, doa orang tua, dan harapan akan masa depan. Bagi para lulusan, hari itu bukan sekadar seremoni menerima ijazah, melainkan penanda dimulainya perjalanan baru untuk mengamalkan ilmu dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.
Wisuda hari kedua ini diikuti 905 lulusan yang terdiri atas 483 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 230 lulusan Fakultas Agama Islam (FAI), serta 192 lulusan Fakultas Hukum (FH). Mereka merupakan bagian dari 2.657 lulusan UMSU pada Wisuda Periode II Tahun 2026 yang dilaksanakan selama tiga hari, 27–29 Oktober 2026.
Prosesi wisuda semakin bermakna dengan kehadiran Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H., yang menyampaikan orasi kebangsaan dalam rangka Hari Sumpah Pemuda. Hadir pula Wakil Koordinator Kopertis Wilayah IX Sumut Prof. Dr. H. Abdullah, M.Si., pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah, jajaran rektorat, dekan, serta pimpinan fakultas di lingkungan UMSU.
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd., saat membuka sidang terbuka senat menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan sekaligus mengingatkan bahwa keberhasilan mereka tidak terlepas dari dukungan keluarga.
Menurutnya, kebahagiaan pada hari wisuda bukan hanya milik para lulusan, tetapi juga orang tua dan keluarga yang telah berjuang mengantarkan mereka menyelesaikan pendidikan tinggi.
Ia mengajak para wisudawan agar tidak melupakan pengorbanan orang-orang yang selama ini memberikan dukungan, baik melalui kerja keras, doa, maupun motivasi.
Rektor juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada UMSU. Keberhasilan para lulusan, menurutnya, menjadi kebahagiaan bersama yang akan dikenang sepanjang perjalanan hidup.
Momentum wisuda kali ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi UMSU karena Bupati Serdang Bedagai, H. Darma Wijaya, S.E., turut diwisuda sebagai lulusan Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Agama Islam.
Rektor mengucapkan selamat kepada Bupati dan berharap ilmu yang diperoleh dapat semakin memperkuat pengabdiannya kepada masyarakat serta memberikan manfaat lebih luas bagi Kabupaten Serdang Bedagai dan Sumatera Utara.
Di hadapan para lulusan, Prof Akrim menegaskan bahwa menerima ijazah bukan berarti proses belajar telah berakhir. Sebaliknya, para alumni akan memasuki tahapan kehidupan yang menuntut kedewasaan, kemampuan beradaptasi, dan kesiapan menghadapi persaingan dunia kerja.
UMSU, katanya, telah membekali mahasiswa dengan berbagai kompetensi, mulai dari keilmuan, kewirausahaan, kebangsaan, keterampilan, hingga Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).
Ia berharap bekal tersebut menjadi modal bagi para lulusan untuk meraih kesuksesan sekaligus menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat.
Semangat itu sejalan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang mengingatkan generasi muda tentang pentingnya patriotisme, kegigihan, dan empati. Rektor berharap nilai-nilai tersebut menjadi karakter yang melekat pada lulusan UMSU dalam menjalani kehidupan profesional maupun sosial.
Kepada lulusan Fakultas Agama Islam, ia berpesan agar ilmu keislaman yang diperoleh tidak berhenti sebagai pengetahuan di ruang kuliah, tetapi diwujudkan melalui dakwah yang menyejukkan, penguatan akhlak, kepedulian, dan persaudaraan.
Sementara itu, lulusan Fakultas Hukum diharapkan mampu menjaga integritas, membela kebenaran, menghormati hak serta martabat manusia, dan ikut menegakkan keadilan.
Adapun lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis didorong untuk tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga berani menciptakan peluang usaha, membuka lapangan kerja, dan membangun kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, UMSU juga menampilkan berbagai prestasi mahasiswa dari ketiga fakultas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Capaian itu menjadi bukti kerja keras mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta dukungan orang tua dan masyarakat.
Wakil Koordinator Kopertis Wilayah IX Sumut Prof. Dr. H. Abdullah, M.Si., turut memberikan apresiasi terhadap kemajuan UMSU. Ia menyebut UMSU telah menjadi salah satu dari lima besar universitas di lingkungan Muhammadiyah secara nasional dan berharap pencapaiannya terus meningkat hingga tingkat internasional.
Abdullah juga menyoroti pentingnya peningkatan jumlah lulusan pendidikan tinggi di Indonesia. Menurutnya, keberadaan UMSU dengan sekitar 29.000 mahasiswa berperan strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas melalui pendidikan sarjana hingga pascasarjana.
Ia berpesan agar para lulusan mengamalkan ilmu yang diperoleh, baik ketika memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pada akhirnya, Wisuda Periode II UMSU bukan sekadar penanda berakhirnya masa studi. Di tengah peringatan Hari Sumpah Pemuda, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa ilmu pengetahuan, integritas, dan kepedulian sosial harus berjalan beriringan untuk melahirkan generasi yang mampu membawa perubahan bagi Indonesia.(Foto: Wira)









