MEDAN – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) sukses menyelenggarakan Wisuda Periode II Tahun 2026 selama tiga hari berturut-turut, 27–29 Oktober 2026, di Convention Hall Gedung Selecta, Jalan Listrik, Medan. Kesuksesan pelaksanaan wisuda yang diikuti 2.657 lulusan tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh panitia, koordinasi jajaran pimpinan, serta arahan Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd.
Wakil Rektor UMSU Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Pengembangan, Pendidikan dan Digitalisasi (AIKPPD), Assoc. Prof. Dr. Marah Doly Nasution, selaku Ketua Pelaksana Wisuda UMSU Periode II Tahun 2026, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan agenda akademik tahunan tersebut.
Menurut Dr Marah Doly, keberhasilan penyelenggaraan wisuda bukan semata-mata hasil kerja panitia pelaksana, melainkan buah dari sinergi seluruh unsur universitas dalam menjalankan arahan dan target yang telah ditetapkan Rektor UMSU. Jajaran wakil rektor bersama panitia berupaya maksimal menerjemahkan arahan tersebut ke dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan agar seluruh rangkaian wisuda berjalan lancar.
Ia menilai, arahan pimpinan menjadi pedoman penting dalam memastikan setiap tahapan kegiatan terlaksana secara terencana, mulai dari persiapan teknis, koordinasi antarpersonel, pengaturan prosesi, hingga pelayanan kepada wisudawan dan keluarga.
“Kunci dari semua proses ini tentunya atas arahan Pak Rektor, panitia maupun wakil rektor tetap berupaya maksimal untuk menjalankan arahan dan target yang di tetapkan Rektor,” ungkapnya.
Dr Marah Doly juga memberikan penghargaan kepada seluruh panitia yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran selama proses persiapan hingga berakhirnya wisuda. Menurutnya, keberhasilan mengelola kegiatan dengan ribuan peserta selama tiga hari membutuhkan komitmen, kedisiplinan, dan kerja sama yang kuat dari seluruh pihak.
Di balik prosesi wisuda yang berlangsung tertib, terdapat banyak pekerjaan yang harus diselesaikan secara terkoordinasi. Setiap unsur memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, tetapi seluruhnya bergerak menuju tujuan yang sama, yakni memastikan para lulusan dapat mengikuti prosesi dengan baik dan membawa pulang kenangan membanggakan bersama keluarga.
Bagi UMSU, wisuda bukan sekadar seremoni akademik yang menandai berakhirnya masa studi mahasiswa. Momen ini juga menjadi bagian penting dari pelayanan universitas kepada lulusan sekaligus cerminan komitmen institusi dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Karena itu, Dr Marah Doly berharap semangat kebersamaan yang telah ditunjukkan seluruh panitia dapat terus dipertahankan dalam menyukseskan berbagai agenda universitas ke depan. Evaluasi dan perbaikan berkelanjutan juga diperlukan agar kualitas pelayanan dan penyelenggaraan kegiatan UMSU semakin baik.
Wisuda UMSU Periode II Tahun 2026 dilaksanakan dalam tiga hari dengan pembagian peserta berdasarkan fakultas dan Sekolah Pascasarjana. Pada hari pertama, Selasa (27/10), sebanyak 943 peserta mengikuti prosesi wisuda. Mereka terdiri atas 351 lulusan Sekolah Pascasarjana (SPs), 145 lulusan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), 260 lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta 187 lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
Pada hari kedua, Rabu (28/10), sebanyak 905 lulusan diwisuda. Mereka berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebanyak 483 orang, Fakultas Agama Islam (FAI) 230 orang, serta Fakultas Hukum (FH) 192 orang.
Sementara itu, pada hari ketiga, Kamis (29/10), sebanyak 809 lulusan dari Fakultas Teknik (FT) sebanyak 339 orang, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI) 297 orang, serta Fakultas Pertanian (FP) 173 orang mengikuti prosesi wisuda.
Dengan total 2.657 lulusan selama tiga hari, pelaksanaan Wisuda UMSU Periode II Tahun 2026 menjadi bukti pentingnya koordinasi dan kerja kolektif dalam menyukseskan agenda besar perguruan tinggi.
Kesuksesan tersebut tidak hanya tercermin dari tuntasnya seluruh rangkaian acara sesuai jadwal, tetapi juga dari kerja bersama yang menghubungkan arahan pimpinan dengan pelaksanaan di lapangan. Bagi para lulusan, wisuda menjadi awal perjalanan baru untuk mengamalkan ilmu dan berkontribusi kepada masyarakat. Sementara bagi panitia dan pimpinan universitas, keberhasilan ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan mutu pelayanan serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap UMSU.(Foto: Wira)










