MEDAN – Enam tim Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melangsungkan Presentasi Kemajuan Program (PKP) P2MW 2026 di Galeri Pusat Kewirausahaan, Inovasi dan Inkubasi Bisnis (PUSKIIBI) UMSU, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting bagi mahasiswa dalam mengevaluasi sekaligus mempresentasikan perkembangan usaha yang telah mereka jalankan selama mengikuti program P2MW.
Melalui presentasi tersebut, setiap tim diharapkan mampu menunjukkan capaian usaha, inovasi produk, strategi pengembangan bisnis, hingga keberlanjutan usaha yang telah dibangun.
Pada PKP P2MW 2026 hari ini, UMSU diwakili oleh dua tim yang berada pada kategori tahap bertumbuh, yakni Tim Amourea yang bergerak di bidang Industri Kreatif dan Tim SmartFish Farm yang bergerak di bidang Budidaya. Selanjutnya pada Kamis (27/8) diikuti 1 tim dan Jumat (28/8) diikuti 3 tim lainnya.
Mereka mendapatkan kesempatan untuk memaparkan perkembangan usaha sekaligus berbagai inovasi yang telah dilakukan. Presentasi PKP tidak hanya menjadi ruang untuk menyampaikan hasil kegiatan, tetapi juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengukur sejauh mana ide bisnis yang dikembangkan mampu menjawab kebutuhan pasar dan memiliki prospek untuk terus dikembangkan.
PUSKIIBI UMSU Dorong Mahasiswa Naik Kelas
Keberadaan PUSKIIBI UMSU menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem kewirausahaan mahasiswa. Pusat ini tidak hanya diarahkan sebagai ruang pengembangan ide bisnis, tetapi juga menjadi wadah pembinaan, pendampingan, inovasi, dan inkubasi bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan usaha secara lebih profesional.
Ketua PUSKIIBI UMSU, Assoc.Prof. Dewi Andriany, S.E., M.M, dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya membangun jiwa kewirausahaan mahasiswa secara berkelanjutan. Mahasiswa tidak cukup hanya memiliki ide usaha, tetapi juga perlu mendapatkan pendampingan agar mampu mengembangkan ide tersebut menjadi bisnis yang memiliki nilai tambah dan dapat bertahan.
Menurutnya, program kewirausahaan seperti P2MW memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa karena mereka belajar menghadapi proses bisnis secara langsung. Mulai dari menyusun perencanaan, menghasilkan produk, melakukan pemasaran, mengelola keuangan, hingga melakukan evaluasi terhadap perkembangan usaha.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya PUSKIIBI UMSU dalam mendorong lahirnya mahasiswa yang tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja melalui usaha yang inovatif dan berkelanjutan.
“Mahasiswa harus berani memulai, berani berinovasi, dan terus melakukan evaluasi terhadap usaha yang dikembangkan. Proses pembinaan dan pendampingan menjadi penting agar ide bisnis yang dimiliki mahasiswa dapat berkembang menjadi usaha yang lebih matang,” demikian semangat yang terus didorong PUSKIIBI UMSU dalam pembinaan kewirausahaan mahasiswa.
Menatap Peluang KMI EXPO XVII 2026
Presentasi PKP P2MW 2026 menjadi salah satu tahapan yang diharapkan dapat mengantarkan tim UMSU melangkah ke ajang kewirausahaan mahasiswa yang lebih tinggi, yakni KMI EXPO XVII 2026.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Banyumas, Jawa Tengah, pada Oktober 2026. Keikutsertaan dalam KMI EXPO menjadi peluang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan produk dan inovasi yang mereka kembangkan sekaligus berkompetisi dengan mahasiswa wirausaha dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Bagi semua tim yang ikut tahapan PKP ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan konsistensi dan perkembangan usaha yang telah dilakukan. Capaian pada tahap ini juga diharapkan menjadi modal penting untuk menghadapi proses seleksi berikutnya.
UMSU melalui PUSKIIBI terus mendorong mahasiswa agar menjadikan program kewirausahaan bukan sekadar kompetisi, melainkan sebagai proses membangun pengalaman dan mental sebagai entrepreneur muda.
Tim P2MW tersebut diharapkan mampu memberikan performa terbaik dalam setiap tahapan penilaian. Dengan dukungan pendampingan dari UMSU dan PUSKIIBI, Amourea dan SmartFish Farm diharapkan dapat melangkah lebih jauh serta membawa nama UMSU pada KMI EXPO XVII 2026.
Presentasi PKP P2MW 2026 pun menjadi bukti bahwa pengembangan kewirausahaan mahasiswa di UMSU terus bergerak. Dari ruang inkubasi dan pendampingan di PUSKIIBI, mahasiswa didorong untuk mengubah gagasan menjadi inovasi, inovasi menjadi produk, dan produk menjadi usaha yang memiliki prospek serta manfaat bagi masyarakat.(*)




