MEDAN – Perjalanan panjang menempuh pendidikan tinggi akhirnya mengantarkan 192 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Fahum UMSU) pada satu titik penting: yudisium Periode II Tahun 2026. Bukan sekadar penanda berakhirnya masa perkuliahan, momentum ini menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk mengamalkan ilmu hukum, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pelepasan 192 lulusan tersebut berlangsung di Auditorium Gedung Rektor UMSU, Jalan Muchtar Basri No. 3, Medan, Sabtu (24/10/2026). Para peserta yudisium menuntaskan salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademik sebelum mengikuti prosesi wisuda.
Surat Keputusan (SK) Dekan tentang yudisium dibacakan Wakil Dekan III Fahum UMSU, Assoc. Prof. Dr. Atikah Rahmi, S.H., M.H. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Dekan I Dr. Benito Asdhie Kodiyat, M.S., S.H., M.H., para kepala bagian, kepala laboratorium, serta para dosen dan pegawai Fahum UMSU.
Dekan Fahum UMSU, Assoc. Prof. Dr. Zainuddin, S.H., M.H., dalam arahan dan bimbingannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada Fahum UMSU.
Menurut Dr Zainuddin, keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi tidak terlepas dari dukungan keluarga, kerja keras mahasiswa, serta pendampingan dosen dan seluruh sivitas akademika selama proses perkuliahan.
Ia mengingatkan bahwa gelar sarjana hukum bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata. Para lulusan diharapkan mampu menjaga kejujuran, menjunjung tinggi integritas, serta memberikan manfaat bagi lingkungan di mana pun mereka berkiprah.
Dr Zainuddin juga mengajak alumni untuk tetap menjaga hubungan dengan almamater. Kritik dan masukan dari para lulusan, menurutnya, menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pendidikan di Fahum UMSU, sehingga pengalaman belajar generasi berikutnya dapat semakin baik.
Pesan serupa disampaikan Wakil Rektor UMSU Bidang Al-Islam Kemuhammadiyahan, Pendidikan, Pengajaran, dan Digitalisasi (AIKPPD), Assoc. Prof. Dr. Marah Doly Nasution, S.Pd., M.Si., yang hadir mewakili Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd.
Dalam arahannya, Dr Marah Doly menyampaikan bahwa keberhasilan para lulusan merupakan hasil kerja keras selama menempuh pendidikan serta upaya dosen dalam membentuk kompetensi sarjana hukum. Namun, kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk menghadapi tantangan yang lebih luas.
Ia mendorong para lulusan agar terus meningkatkan kompetensi, mengembangkan kemampuan profesional, dan tidak berhenti menuntut ilmu melalui pendidikan lanjutan. Di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI), sarjana hukum dituntut mampu beradaptasi tanpa meninggalkan integritas dan nilai-nilai moral.
Dr Marah Doly juga mengingatkan para lulusan agar tetap menjadikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai identitas dalam kehidupan profesional maupun bermasyarakat. Menurutnya, keberhasilan seorang alumni tidak hanya diukur dari pencapaian karier, tetapi juga dari kontribusi dan manfaat yang diberikan kepada orang lain.
Rangkaian yudisium turut diisi kuliah umum bertema penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan bagi mahasiswa purnastudi yang disampaikan Anggota Badan Pembina Harian (BPH) UMSU, Drs. H. Dalail Ahmad, M.A. Penguatan nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan tersebut menjadi bekal moral bagi para lulusan dalam menghadapi lingkungan profesional yang semakin dinamis.
Sejumlah hiburan turut memeriahkan kegiatan, memberikan warna tersendiri dalam momentum pelepasan para calon wisudawan. Namun, lebih dari seremoni dan perayaan kelulusan, yudisium ini menjadi pengingat bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus menemukan maknanya melalui tindakan nyata.
Sebagai sarjana hukum, para lulusan diharapkan mampu berkiprah di berbagai bidang, baik sebagai praktisi hukum, akademisi, aparatur pemerintahan, maupun profesi lain yang membutuhkan kompetensi hukum.
Dengan bekal akademik dan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama perkuliahan, 192 lulusan Fahum UMSU diharapkan mampu melangkah ke tahap berikutnya dengan keyakinan, menjaga nama baik almamater, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.(*)










