MEDAN – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali memperkuat barisan kepemimpinannya. Puluhan pejabat akademik dan administrasi resmi dilantik Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd., di Auditorium Kampus UMSU, Jalan Muchtar Basri No. 3 Medan, Selasa (15/9/2026).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut disaksikan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. H. Agung Danarto, M.Ag. Momentum ini tidak sekadar menjadi pergantian dan pengisian jabatan, tetapi juga menjadi penegasan arah UMSU untuk terus berkembang sebagai pusat keunggulan pendidikan Muhammadiyah.
Agung Danarto bahkan mendorong UMSU tampil lebih jauh sebagai mercusuar peradaban Muhammadiyah, baik di Indonesia maupun di tingkat dunia.
“UMSU sebagai kampus Islam terbaik di dunia tentunya menjadi pusat keunggulan Muhammadiyah di Indonesia. Mari kita dorong terus menjadi mercusuar yang unggul dan utama,” ujar Agung.
Jabatan Adalah Amanah Perjuangan
Dalam arahannya, Agung mengingatkan bahwa UMSU merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Muhammadiyah. Karena itu, setiap pejabat yang menerima amanah harus memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai perjuangan persyarikatan dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, terdapat tiga pilar penting yang harus terus diperkuat, yakni pemahaman dan pengamalan risalah Islam, penguatan umat dan jemaah, serta pembinaan jam’iyah atau organisasi.
“UMSU merupakan bagian dari Muhammadiyah dengan tiga pilar utama. Pemahaman dan pengamalan risalah Islam harus terus ditingkatkan. Umat dan jemaah menjadi penting karena tujuan kita adalah mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Begitu juga dengan jam’iyah, yakni membina dan memperkuat organisasi,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya tauhid sebagai fondasi dalam menjalankan kehidupan maupun amanah kepemimpinan.Tauhid yang murni, kata Agung, menempatkan seluruh ibadah dan muamalah hanya ditujukan kepada Allah SWT. Fondasi tersebut akan melahirkan sikap ikhlas, termasuk dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Tauhid menjadi dasar kehidupan manusia di dunia. Jika tauhidnya baik, seseorang tidak akan mudah mengeluh karena memiliki keikhlasan dalam menerima takdir dan nasib,” ujarnya.
Agung juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak memandang jabatan semata sebagai kedudukan struktural.Jabatan, menurutnya, merupakan amanah untuk memberikan manfaat yang lebih luas.
“Sebaik-baik manusia adalah yang memberikan manfaat kepada orang lain. Menjadi pimpinan merupakan bagian dari jihad perjuangan menegakkan agama. Muara tujuannya adalah mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” ungkapnya.
Karena itu, pemahaman terhadap ideologi Muhammadiyah menjadi bekal penting agar setiap kebijakan dan pelayanan di lingkungan UMSU tetap berada dalam koridor perjuangan persyarikatan.
Perkuat Tata Kelola UMSU
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd. menjelaskan, pelantikan kali ini mencakup dua kelompok besar, yakni jabatan akademik dan jabatan struktural administrasi. Untuk pertama kalinya, pelantikan kepala biro dilakukan secara bersamaan dalam satu momentum. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya UMSU memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas tata kelola universitas.
“Tradisi ini akan kita lanjutkan untuk memberikan semangat dan motivasi. Selamat dan tahniah setinggi-tingginya kepada seluruh pejabat yang dilantik,” ujar Akrim.
Jumlah kepala biro di UMSU juga bertambah dari sebelumnya enam menjadi sebelas. Penambahan tersebut disesuaikan dengan perkembangan universitas serta meningkatnya kebutuhan pelayanan akademik dan administrasi.
Akrim berharap para pejabat baru mampu bekerja secara kolaboratif dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan UMSU. Ia juga menilai dukungan keluarga menjadi bagian penting, mengingat amanah kepemimpinan membutuhkan waktu, tenaga dan pikiran yang tidak sedikit.
Lebih jauh, Rektor menegaskan bahwa pendidikan Muhammadiyah memiliki tiga fungsi utama, yakni pendidikan, dakwah dan kaderisasi. Karena itu, keberhasilan perguruan tinggi tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan jumlah mahasiswa baru. Lebih penting lagi adalah kualitas lulusan serta kontribusi alumni bagi masyarakat.
Bersiap Menyukseskan Muktamar Muhammadiyah 2027
Dalam kesempatan tersebut, Akrim juga mengajak seluruh keluarga besar UMSU memperkuat kekompakan menghadapi agenda besar Muhammadiyah, khususnya pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah 2027.
UMSU, kata dia, harus mengambil peran aktif dalam menyukseskan perhelatan tersebut.“Kita harus siap mendukung Muktamar Muhammadiyah 2027 secara kompak. UMSU siap menyukseskan pelaksanaan muktamar,” tegasnya.
Pesan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa penguatan struktur kepemimpinan UMSU tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kinerja internal, tetapi juga mempersiapkan kampus menghadapi agenda strategis Muhammadiyah ke depan.
Pelantikan diawali pembacaan Surat Keputusan Rektor oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A., kemudian dilanjutkan pengambilan sumpah dan pelantikan yang dipimpin langsung Rektor UMSU.
Hadir dalam acara tersebut Ketua BPH UMSU Prof. Dr. Agussani, M.AP. dan jajaran, para Wakil Rektor, Sekretaris PWM Sumatera Utara Dr. Irwan Syahputra, M.A., Ketua PWA Sumatera Utara Dr. Nur Rahmah Amin beserta jajaran, serta keluarga para pejabat yang dilantik.
Daftar Pejabat yang DilantikPada jajaran fakultas, Dr. Zainuddin, S.H., M.H. dilantik sebagai Dekan Fakultas Hukum, sedangkan Benito Asdhie Kodiyat MS, S.H., M.H. sebagai Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Hukum.
Pada tingkat program studi, pejabat yang dilantik yakni: Prof. Dr. Jufrizen, S.E., M.Si. (Ketua Program Studi Manajemen Program Doktor Sekolah Pascasarjana), Dr. Abd Rahman, M.Pd. (Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam FAI), Dr. Oktrigana Wirian, M.Pd. (Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini FAI), Muhammad Hidayat, S.Pd., M.Pd. (Ketua Program Studi Ilmu Falak FAI), dr. Ance Roslina, M.Kes., Sp.KKLP., Subsp., FOMC (Ketua Program Studi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer FKIK), dr. Yossi Andila, M.Ked(Surg)., Sp.B., Subsp.BD(K)., FINACS (Ketua Program Studi Spesialis Bedah) dan dr. Amiruddin, Sp.P(K) (Ketua Program Studi Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKIK).
Sementara itu, sejumlah pejabat lain juga dilantik, yakni Dr. Cynthia Hadita, S.H., M.H. sebagai Kepala Bagian Hukum Internasional Fakultas Hukum; dr. Mhd. Zuhri Nanda Rizki Lubis, M.Ked(Surg)., Sp.B., Subsp.Onk(K). sebagai Sekretaris Program Studi Spesialis Bedah; dr. Ikhfana Syafina, M.Ked(Paru)., Sp.P(K). sebagai Sekretaris Program Studi Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi; dr. Wan Nera Fianita Weny, MKT. sebagai Sekretaris Program Studi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer; serta dr. Nita Andrini, M.Ked(DV)., Sp.DV. sebagai Sekretaris Program Studi Profesi Dokter FKIK.
Berikutnya, Marataon Ritonga, S.Pd.I., M.H. dipercaya sebagai Sekretaris Program Studi Ilmu Falak FAI; Selamat Husni Hasibuan, S.Pd., M.Hum., Ph.D. sebagai Sekretaris Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP; Dr. Aflahun Fadhly Siregar, S.P., M.P. sebagai Sekretaris Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian; M. Firza Alpi, S.E., M.Si. sebagai Sekretaris Program Studi Akuntansi FEB; serta Okvi Nugraha, S.Kom., M.Kom. sebagai Sekretaris Program Studi Teknologi Informasi FIKTI.
Untuk jajaran biro dan unit kerja, UMSU melantik Dr. Erwin Asmadi, S.H., M.H. sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Aset; Dr. Ribut Priadi, M.I.Kom. sebagai Kepala Biro Hubungan Masyarakat; Reza Syahputra, S.T. sebagai Kepala Biro Administrasi Akademik dan Data; Muhammad Adhan, S.E., M.M. sebagai Kepala Biro Administrasi Keuangan; Abdurrahman Zuhdi, S.I.Kom., M.I.Kom. sebagai Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni; Yoshida Sary, S.E., S.Kom., M.Kom. sebagai Kepala Biro Sistem Teknologi Informasi; serta Ridho Irawan, S.E., M.Si. sebagai Kepala Biro Kerja Sama dan Kemitraan Strategis.
Selain itu, Reyza Suwanto Sitorus, S.P., M.P. dilantik sebagai Kepala Sekretariat Rektor; Arif Hamdani Margolang, S.I.Kom., M.I.Kom. sebagai Kepala Protokoler; Dr. Muhammad Arifin, M.Pd. sebagai Kepala Perpustakaan; dan Dedi Irawan, S.Kom., M.Kom. sebagai Kepala Pusat Data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI).
Dengan struktur kepemimpinan yang semakin diperkuat, UMSU kini menatap tantangan yang lebih besar: menjaga kualitas akademik, memperkuat tata kelola, mencetak kader Muhammadiyah, sekaligus memperluas kontribusi bagi masyarakat.
Dorongan PP Muhammadiyah agar UMSU menjadi mercusuar peradaban menjadi pesan sekaligus tantangan. Bukan hanya menjadi kampus yang unggul secara akademik, tetapi juga menjadi institusi yang mampu menghadirkan ilmu, dakwah, kaderisasi dan manfaat bagi masyarakat luas.(*)




